Lotta Topp - Candice Calling


 Lotta Topp (born November 16, 1942) is a former American porn star and adult model from the mid/late 1980's. She had enormous FF cup fake tits and did many videos for Big Top Video and Xavier Productions. She also modeled for Gent many times. Lotta was a MILF and usually played older roles or was a dominate fetish model in films like Smothering Tits #1 and #2 (which also starred Susie Sparks).

budhe dan keponakannya



 "Sebagai ibu, dia wajib menyusui anaknya. Walau aku tidak memiliki air susu lagi, tapi aku harus menyusuimu, agar kamu sah menjadi anakku," kata Bude sembari mengelus kepala Jojo. Jojo memejamkan matanya rabutnya dielus-elus dengan kemanjaan. Bude melepas semua kancing dasrernya dan mengeluarkan teteknya.

"Kamu harus netek, dan kamu sah adalah anakku," kata Bude menyodorkan teteknya ke muluit Jojo. Dengan dada menggemuruh, Jojo merebahkan kepalanya di paha Bude dan Bude menyodorkan teteknya ke mulut Jojo sembari mengelus-elus rambut Jojo. Dada Bude juga menggemuruh keras dan vaginanya sudah mulai kembang kempis seperti pantat ayam. Bude mengarahkan bagaimana cara mengisap tetek dan mempermainkan lidah pada teteknya. Lepas dari satu tetek, dipindahkan ke tetek yang lainnya.

pijat nikmat budhe Asih


Setelah puas dengan melumat bibirnya, kedua tangannya saya angkat, sehingga kedua ketiak berbulu lebat dan payudara milik budhe Asih terpampang dengan bebas.

Auwww...mas Rais mo ngapain..?? Auwww...geliiii...mass...!! Kok, mas seneng banget ketek aku sih..?? kan bau asemm..sayang?? Auuwww...masss...kok di jilaaattt..??? Geliii...masss..!! Hhhhh.. enak..masss..!! Terusss...mas..!!” budhe Asih berteriak nikmat, saat dengan rakusnya, saya cium dan jilati ketiak berbulu lebat itu, kiri dan kanan berganti-ganti. Sensasi bau tubuh dan keringat wanita ini, mengingatkan saya kepada pembantuku si Iyem, sehingga semakin membangkitkan gairah birahi saya.

Sayang...tetek..aku, juga di kerjain...dong..!! Jangan hanya keteek aku ajaa..!! Ayo...dong masss..!!” dia hanya bisa memohon karena kedua tangannya sedang terangkat.

budhe Maryati diperkosa orang-orang tak di kenal di hutan

"Uuuhh.ooow.jangan keras-keras.!" ujar budhe Maryati yang sadar kalau dirinya sedang diantri oleh orang-orang yang tak jelas asal-usulnya.

"Ooouh..ooohh..sshh.aaah..aah..!" pria kedua pun seperti mengigau menahan nikmatnya menyetubuhi budhe Maryati. Hentakan demi hentakan kasar dihunjamkannya ke memek budhe Maryati.



Tidak lama si pria pertama memberi isyarat kepada pria kedua agar segera menyudahi persetubuhannya terhadap budhe Maryati karena masih banyak pria lain yang mengantri


kutang hitam budhe Midah



budhe Juminten dan gerombolan preman


Budhe Juminten tampak begitu tersiksa ketika dua orang preman  saling menindihnya hingga tubuh sintal Budhe Juminten kini dihimpit oleh dua preman kekar, lalu menusukkan penis mereka ke dalam liang anus dan vaginanya.Dengan ganas dua preman itu mengoyak liang anus dan vagina Budhe Juminten, setelah berhasil menyemprotkan sperma lalu bergantian dua preman yang lain dengan posisi yang sama menghimpit tubuh sintal Budhe Juminten dan mulai mengoyak liang anus dan vaginanya, begitu bergantian mereka hingga satu persatu dapat merasakan nikmatnya jepitan liang anus dan vagina wanita sintal itu.

pemuda penjual susu


Akhirnya Budhe Sundari membiarkan pemuda itu menyedot puting buah dadanya dan sedotan pemuda itu membuat bulu kuduk Budhe Sundari berdiri. Budhe Sundari mengeluh, enak sekali, rasanya seperti ditarik2 puting susunya. AKhirnya Budhe Sundari kembali memaksa pemuda itu dan pemuda itu kali ini membiarkan kepalanya terjepit diselangkangan Budhe Sundari.
Pemuda itu merasa mual tapi kedua paha Budhe Sundari menjepit kepalanya dan pemuda itu merasa kemaluan Budhe Sundari mendesak2 wajahnya dan hidungnya terasa basah. Budhe Sundari mengerang hebat, ia menggesek2kan kemaluannya diwajah pemuda itu dan Budhe Sundari merasa nikmat bukan main. Budhe Sundari bisa merasakan hembusan panas dari napas pemuda itu diliang vaginanya. Budhe Sundari menggeliat dan bergeser sambil terus menahan kepala pemuda itu diselangkangannya dan akhirnya Budhe Sundari terduduk diwajah pemuda itu.